Saturday, October 16, 2021

Inilah Makanan Para Raja Dulu

 

Makanan Para Raja

Inilah Makanan Para Raja, tidak sembarang orang bisa mencicipinya, hidangan-hidangan ini sudah biasa dimakan zaman sekarang. Zaman dahulu sebelum menjadi negara kesatuan, Indonesia terdiri dari beberapa wilayah yang dikuasai oleh kerajaan.

Kerajaan yang masih ada sampai saat ini salah satunya adalah Kesultanan Yogyakarta dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono. Selain berada di Yogyakarta, masih banyak lagi kerajaan-kerajaan lainnya masih berdiri sampai sekarang.

Kesultanan Ternate masih berdiri sampai sekarang, merupakan kerajaan islam tertua di nusantara berdiri sejam 1257. Selanjutnya ada kesultanan Cirebon berdiri sejak 1445 dipimpin oleh Sultn Rahardjo Djali. Dan masih ada beberapa kerajaan lagi yang masih eksis sampai saat ini.

Inilah Makanan Para Raja, Rakyat Jelata Dilarang Mencicipinya

Kuliner juga dapat menjadi medium penyampai sejarah, banyak makanan khas Indonesia memiliki sejarah yang dapat dipelajari oleh masyarakat. Beberapa kuliner khas tersebut ada yang menjadi makanan untuk para raja yang difavoritkan.

1.      Coto Makassar, Berasal dari Kerajaan Gowa

Coto Makassar merupakan hidangan berbahan utama jeroan sapi, tidak disangka pada zaman dulu merupakan hidangan mewah yang disajikan khusus untuk raja di kerajaan Gowa. Dikenal mewah dan berkelas karena mengandung 40 jenis rempah.

2.      Naniura, Makanan Khas Sumatera Utara

Naniura merupakan olahan ikan mas mentah biasa ditemui sekitar danau Toba. Hidangan pada zaman dulu biasa dihidangkan pada raja-raja. Ikan mas direndam dengan air asam jungga dan kemudian disiram dengan bumbu yang mengandung 10 bahan rempah.

3.      Kidu – Kidu, Kerajaan Karo

Anda pasti akan terkejut jika mengetahui bahan dasar dari kidu-kidu ini. Kidu-kidu merupakan makanan khas suku Karo, berbahan dasar ulat pohon bernama ulat enau. Bentuknya sama seperti ulat sagu.

Bukan hanya unik tetapi juga ekstrim, namun kidu-kidu akan terlihat lezat karena diolah dengan bumbu arsik kaya dengan rempah-rempahnya. Memiliki cita rasa yang lezat, Kidu-kidu adalah salah satu hidangan yang difavoritkan oleh raja-raja Karo.

4.      Semur Piyik, Berasal dari Kesultanan Yogyakarta

Menu makanan semur piyik ini adalah favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VII. Piyik merupakan anakan burung yang sudah di goreng. Setelah di goreng, piyik akan disiram dengan kuah kecap yang kental. Membayangkannya saja sudah menggugah selera.

5.      Nasi Jemblung Khas Kesultanan Surakarta

Nasi Jemblung merupakan makanan para raja dari kesultanan Surakarta. Penyajiannya sangat unik karena nasinya dibentuk lingkaran dengan tengahnya dikosongnya seperti donat. Ruang kosong tersebut digunakan menyajikan olahan lidah sapi sebagai lauknya.

6.      Bubur Pedas Melayu, Kuliner Khas Kesultanan Deli

Saat ini bubur pedas Melayu biasanya dinikmati saat Ramadhan, merupakan kuliner khas asal Kesultanan Deli. Bubur pedas Melayu berbahan dasar beras seperti bubur lainnya, yang membedakannya bubur dilengkapi dengan rempah-rempah.

Saat Ini Dapat Dinikmati oleh Semua Orang

Seiring perkembangan zaman, hidangan-hidangan tersebut saat ini telah bisa dinikmati oleh semua orang, dai golongan apapun. Tidak ada kasta pembeda lagi, semua hidangan itu dapat dengan mudah ditemukan dimana saja.

Dari mulai kuliner di pinggir jalan sampai restoran mewah, walaupun begitu sejarah tidak dapat diubah. Makanan tersebut mengandung sejarahnya masing-masing, ada baiknya untuk tetap menghargai sejarah dengan mempelajarinya dan melestarikannya.

Sebagian besar kerajaan – kerjaan tersebut memang sudah tidak ada, tetapi sejarahnya akan tetap tersimpan dan harus dilestarikan. Sejarah juga dapat tersampaikan melalui makanan para raja yang masih eksis sampai saat ini. 

Terimakasih Atas Kunjunganya, Silahkan Tinggalkan komenta Anda Dibawah ini