Tuesday, October 19, 2021

Makanan Khas Nusantara Ini Ternyata Peninggalan Belanda

Makanan Khas Nusantara

Makanan khas nusantara
ternyata hidangan peninggalan Belanda, alasannya karena negara tersebut telah menjajah selama 350 tahun. Dalam waktu selama itu tentu saja banyak penyerapan budaya yang masuk ke Indonesia.

Termasuk pada kuliner Indonesia, beberapa makanan khas indonesia memiliki cita rasa Indonesia ternyata hasil adopsi dari Belanda. Salah satunya adalah selat solo yang terinspirasi dari hidangan bistik dan salad.

Selat disini mengacu pada salad tetapi terdapat daging yang disajikan sebagai bagian utamanya membuatnya tidak cocok dengan konsep salad. Selain itu selat solo juga disajikan bersama kuali manis encer, selat solo juga sering di sebut bistik jawa.

Mengapa ada Hidangan Indonesia yang Terinspirasi dari Belanda

Negara kesatuan Republik Indonesia memang memiliki keberagaman budaya dari ujung barat sampai ujung timur. Tidak dipungkiri itulah yang mempengaruhi Indonesia memiliki banyak kuliner-kuliner berbeda setiap daerahnya.

Walaupun begitu, makanan khas nusantara itu banyak juga yang mengadopsi budaya asing. Seperti Bakso, Pempek, Bakwan, Bihun terpengaruhi budaya China. Martabak telur dan Gulai Sumatera terpengaruhi budaya India. Keduanya masuk ke Indonesia lewat jalur perdagangan.

Tidak jauh berbeda dengan hal tersebut, karena Belanda telah menjajah indonesia lebih 3 abad lamanya. Tentu saja tidak sedikit budaya berasal negara tersebut masuk ke dalam Indonesia, termasuk pada kulinernya.

Daftar Makanan Khas Nusantara yang Terinspirasi dengan Peninggalan Belanda

Sebagai dampak penjajahan Belanda berlangsung selama lebih dari 3 abad lamanya, tidak heran jika ada beberapa makanan khas Indonesia yang terinspirasi hidangan-hindangan negeri kincir angin tersebut.

1.      Semur

Makanan khas nusantara

Semur merupakan salah satu hidangan olahan daging berkuah kecap kental. Makanan khas nusantara ini memiliki cita rasa khas sekali. Tetapi ternyata semur merupakan adaptasi hidangan negeri kincir angin yang bernama smoor.

Walaupun begitu, smoor dan semur Indonesia memiliki perbedaan. Smoor merupakan rebusan daging, toman dan bawang dalam waktu lama. Sedangkan semur telah menambahkan rempah-rempah khas Indonesia.

2.      Perkedel

Makanan Khas Nusantara

Perkedel merupakan gorengan khas nusantara biasanya terbuat dari tumbukan kentang dilumuri oleh telur. Ternyata perkedel merupakan adaptasi makanan Belanda yang terdengar mirip yaitu frikadeller.

3.      Kue Cubit

Makanan Khas Nusantara

Kue cubit yang sudah memiliki banyak varian rasa saat ini merupakan adaptasi dari makanan lokal belanda yaitu poffertjes. Poffertjes adalah mini pancakek juga dijual di pinggir jalan.

4.      Ayam Suir


Ayam suir merupakan salah satu makanan khas nusantara yang sudah sering ditemui sebagai makanan pendamping nasi putih, nasi goreng, bakmi dan lainnya. Tetapi ternyata ayam suir ini terinspirasi bahasa Belanda yaitu Zwatzuur.

5.      Odading atau Roti Goreng

Makanan Khas Nusantara

Beberapa waktu lalu makanan ini sempat viral karena dipromosikan oleh Mang Oleh. Roti goreng atau biasa disebut juga odading ini ternyata berasal dari Belanda.

Penamaan odading sendiri memiliki cerita unik. Berawal dari seorang anak Belanda ingin membeli roti goreng dijual oleh pribumi, anak itu berkata “Oh, Dat Ding” dalam bahasa Belanda artinya “Oh ini toh”.

Namun, sepertinya pedagang pribumi tersebut salah dengar menjadi “Odading”. Meskipun begitu cerita tersebut belum dapat divalidasi kebenarannya.

6.      Dadar Gulung

Makanan Khas Nusantara

Kue basah khas Indonesia yang sangat mudah dijumpai di pasar tradisional ini ternyata terinspirasi hidangan Belanda. Hidangan tersebut berbahan sama yaitu tepung terigu dan telur.

7.      Risoles

Makanan Khas Nusantara

Risoles memang sudah populer di negara-negara eropa berisi daging cincang dan sayuran dibungkus dengan dadar tipis lalu digoreng menggunakan tepung roti. Risoles diadopsi ke Indonesia berasal dari Belanda karena faktor penjajahan yang dilakukan oleh Belanda di masa lalu.

Makanan – makanan ini telah sering dijumpai oleh semua masyarakat Indonesia. Tetapi masih banyak yang belum mengetahui sejarah dari makanan yang dikonsumsinya. Makanan khas nusantara sangat beragam, diantaranya adalah hasil dari perkawinan antar budaya.

Terimakasih Atas Kunjunganya, Silahkan Tinggalkan komenta Anda Dibawah ini