Sunday, October 24, 2021

Alasan Rendang Khas Minang Menjadi Kuliner Nomor Satu Dunia

Alasan Rendang Khas Minang Menjadi Kuliner Nomor Satu Dunia

Rendang khas Minang

Rendang khas Minang
memang sangat ikonik hingga akhirnya dikenal ke seluruh mancanegara. Kuliner dengan bahan dasar daging asal Sumatera Barat itu bahkan dinobatkan sebagai makanan terlezat nomor satu di dunia

Di Indonesia sendiri, rendang menjadi salah satu sajian yang sangat disukai hingga memiliki beberapa varian masakan. Tidak hanya itu, ada beberapa hal menarik dari kuliner tersebut hingga diakui secara internasional.

Rendang Khas Minang dengan Segala Kelebihannya di Mata Dunia

Ada beberapa kelebihan dari rendang hingga makanan tersebut dianggap sebagai kuliner terlezat nomor satu di dunia. Mulai dari citarasanya yang khas, proses memasak dengan perpaduan bumbu, hingga sejarah di baliknya.

1. Dimasak dengan beberapa tahapan tertentu hingga matang

Salah satu rahasia kelezatan dari rendang terletak pada proses memasaknya yang memang penuh dengan perhitungan. Selain perpaduan bumbu dan rempah-rempah pendukungnya, ada waktu tertentu ketika memasak hingga benar-benar dianggap matang.

Dibutuhkan waktu 7-8 jam dengan tiga tahapan penting. Mulai dari gulai yang santannya masih berbentuk cair, dikentalkan agar berminyak (kalio), kemudan dimasak dengan api kecil supaya mengering hingga menjadi rendang.

2. Menggunakan rempah-rempah pilihan khas Nusantara

Indonesia yang kaya akan rempah-rempah menjadi sebuah anugerah tersendiri bagi sajian kulinernya. Seperti rendang misalnya, kelezatan rasa dan aroma dari makanan tersebut tidak lepas dari racikan rempah-rempah sebagai bumbu utamanya.

Racikan bumbu dari rempah-rempah pilihan tersebut tidak ditemukan di negara lain kecuali Indonesia dan masyarakat Sumatera Barat sendiri, yakni Suku Minangkabau. Tidak heran jika kelezatannya diakui secara luas hingga mancanegara.

3. Banyak diulas oleh chef ternama di dalam dan luar negeri

Rendang khas Minang menjadi salah satu kuliner favorit karena tidak hanya rasanya yang lezat, tapi juga sering dimasak sebagai sajian utama oleh beberapa chef terkenal di dalam maupun luar negeri

Chef tersebut adalah Wiliam Wongso asal Indonesia dan Gordon Ramsey yang asli dari Inggris. Keduanya menyajikan rendang secara lengkap, baik ketika proses memasak, memadukan bumbu, hingga disajikan dalam bentuk matang.

4. Memiliki beberapa variasi masakan berdasarkan bahan utama

Selama ini, rendang memang dikenal lewat bahan utamanya berupa daging sapi dan sejenisnya. Namun, kini banyak bermunculan kuliner serupa yang menggunakan daging ayam, ikan, telur, cumi, udang, paru, hingga babat.

Variasi bahan utama tersebut membuat rendang tidak hanya kaya akan jenis, tapi juga dari segi rasa. Bumbunya juga memiliki karakteristik unik namun tanpa meninggalkan ciri khas dari kuliner itu sendiri.

5. Kaya akan sejarah di masa lalu

Rendang khas Minang tidak hanya berbicara soal makanan saja, tapi juga sarat kisah yang penuh dengan sejarah. Menurut sejarawan Muhammad Nur, kuliner tersebut telah eksis sejak abad keempat dan sepuluh.

Sejarawan lainnya mengatakan, rendang merupakan bagian dari gerakan dakwah pada abad ketujuh belas oleh seorang ulama bernama Syekh Burhanuddin. Dirinya menyebarkan agama Islam di wilayah Sumatera Barat bersama sajian tersebut.

6. Makanan khas yang memiliki filosofi di baliknya

Selain kaya akan kisah sejarah, rendang juga memiliki filosofi penting di setiap bagiannya. Bagi masyarakat Minangkabau, makanan tersebut menggambarkan sikap yang harus dimiliki oleh manusia, yakni ketekunan, kesabaran, dan kebijaksanaan.

Hal ini berkaitan erat dengan proses memasak dan memilih perpaduan bumbu yang memang membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan sikap bijaksana ketika telah berhasil melakukannya. Hingga akhirnya, kuliner tersebut memiliki citarasa terbaik.

Di antara ribuan jenis kuliner di Nusantara, sajian asal Sumater Barat di atas dikenal karena kelezatan dan filosofinya. Tidak heran jika rendang khas Minang menjadi kuliner terlezat nomor satu dunia.

 

 

Thursday, October 21, 2021

Makanan Indonesia Go Internasional dan Banyak Disuka

Makanan Indonesia Go Internasional dan Banyak Disuka


Makanan Indonesia
Makanan Indonesia go internasional
, setelah rendang masih banyak lagi hidangan berasal dari Indonesia digemari oleh orang luar. Membuat pelaku usaha makanan Indonesia di luar negeri cukup menghasilkan keuntungan.

Alasan mengapa hidangan lokal dapat diterima oleh orang asing karena rasa hidangan lokal lebih kaya rasa. Manis, asin, pedas, asam sampai gurih dapat dinikmati dalam satu hidangan.

Faktor lainnya adalah karena hidangan lokal menggunakan berbagai rempah-rempah yang dapat menambahkan cita rasa di setiap hidangannya. Pemakaian berbagai rempah-rempah ini juga alasan membuat hidangannya memiliki harga selangit.

Bukan Cuma Rendang, Tujuh Makanan Indonesia Go Internasional

Makanan Indonesia saat ini sudah banyak dikenal dikancah internasional, terutama rendang telah dinobatkan sebagai hidangan terenak nomor 1 menurut CNN. Selain rendang masih ada makanan Indonesia yang sudah go internasional lainnya.

1.      Gado – Gado

Makanan Indonesia

Dikenal juga sebagai saladnya orang Indonesia, gado-gado berisi campuran sayur-sayuran, telur, lontong, tahu dan lainnya. Disajikan bersama saus kacang, hidangan ini terkenal di beberapa negara asia dan Australia.

2.      Bakso

makanan indonesia

Bakso adalah hidangan enak di makan pada semua cuaca, baik panas atau sedang hujan kebanyakan orang selalu mengidam untuk makan salah satu olahan daging ini. Bahkan bakso juga menjadi hidangan favorit mantan presiden Amerika Serikat Barrack Obama.

3.      Aneka Sambal

Makanan Indonesia

Salah satu pelengkap wajib ada setiap makan. Rasanya selalu ada yang kurang saja ketika sambal tidak ada di samping. Banyak yang menyukai sambal karena dinilai memiliki cita rasa pedas berbeda dengan negara lain.

4.      Tempe

Makanan Indonesia

Salah satu makanan Indonesia go internasional, sangat populer di luar negeri. Tempe terbuat dari kacang kedelai fermentasi. Bahkan harga yang dibandrol untuk tempe ini sangat mahal.

5.      Nasi Padang

Makanan Indonesia

Selain rendang, nasi padang juga memiliki banyak penggemar di luar negeri. Memiliki cita rasa khas, bahkan 90% penduduk saja menyukai nasi padang.

6.      Mie Goreng Indomie

Makanan Indonesia

Anda pasti sudah tidak asing dengan mereka mie instan satu ini, makanan seluruh umat apalagi untuk anak kost. Tidak di sangka Indomie menjadi salah satu makanan Indonesia go internasional. Indomie juga telah dinobatkan sebagai mie instan terenak sedunia.

7.      Nasi Goreng

Makanan Indonesia

Nasi goreng dengan bumbu khas memang tidak ada duanya, berbeda dengan nasi goreng khas China. Nasi goreng khas Indonesia memakai bumbu-bumbu lebih pekat dan terasa lebih nikmat. Nasi goreng juga telah dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak berada di peringkat dua setelah rendang.

Mengapa Orang Luar Negeri Suka Tempe Khas Indonesia

Tempe terbuat dari kacang kedelei telah difermentasi. Mengandung protein tinggi, tempe adalah salah satu makanan sehat murah meriah. Tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia.

Tempe juga ternyata digemari oleh orang luar negeri, beberapa mengatakan bahwa tempe memiliki rasa super enak. Terutama tempe yang diproduksi di dalam negeri, alasan lainnya mengapa tempe disukai oleh orang luar negeri adalah karena tempe cocok menjadi salah satu menu vegetarian.

Tempe telah menjadi makanan banyak dicari namun masih langka, walaupun beberapa supermarket ada yang menjualnya harganya sangat mahal dengan rasa yang berbeda dengan tempe produksi luar negeri. Hal ini juga dapat menjadi peluang bisnis untuk mengekspor tempe ke luar negeri.

Anda patut berbangga karena negeri ini dianugerahi keberagaman budaya dan memiliki banyak kuliner khas daerah. Beberapa diantaranya telah dikenal secara internasional, makanan Indonesia go internasional akan banyak mengundang wisatawan asing untuk berkunjung ke dalam negeri.

 

Tuesday, October 19, 2021

Makanan Khas Nusantara Ini Ternyata Peninggalan Belanda

Makanan Khas Nusantara Ini Ternyata Peninggalan Belanda

Makanan Khas Nusantara

Makanan khas nusantara
ternyata hidangan peninggalan Belanda, alasannya karena negara tersebut telah menjajah selama 350 tahun. Dalam waktu selama itu tentu saja banyak penyerapan budaya yang masuk ke Indonesia.

Termasuk pada kuliner Indonesia, beberapa makanan khas indonesia memiliki cita rasa Indonesia ternyata hasil adopsi dari Belanda. Salah satunya adalah selat solo yang terinspirasi dari hidangan bistik dan salad.

Selat disini mengacu pada salad tetapi terdapat daging yang disajikan sebagai bagian utamanya membuatnya tidak cocok dengan konsep salad. Selain itu selat solo juga disajikan bersama kuali manis encer, selat solo juga sering di sebut bistik jawa.

Mengapa ada Hidangan Indonesia yang Terinspirasi dari Belanda

Negara kesatuan Republik Indonesia memang memiliki keberagaman budaya dari ujung barat sampai ujung timur. Tidak dipungkiri itulah yang mempengaruhi Indonesia memiliki banyak kuliner-kuliner berbeda setiap daerahnya.

Walaupun begitu, makanan khas nusantara itu banyak juga yang mengadopsi budaya asing. Seperti Bakso, Pempek, Bakwan, Bihun terpengaruhi budaya China. Martabak telur dan Gulai Sumatera terpengaruhi budaya India. Keduanya masuk ke Indonesia lewat jalur perdagangan.

Tidak jauh berbeda dengan hal tersebut, karena Belanda telah menjajah indonesia lebih 3 abad lamanya. Tentu saja tidak sedikit budaya berasal negara tersebut masuk ke dalam Indonesia, termasuk pada kulinernya.

Daftar Makanan Khas Nusantara yang Terinspirasi dengan Peninggalan Belanda

Sebagai dampak penjajahan Belanda berlangsung selama lebih dari 3 abad lamanya, tidak heran jika ada beberapa makanan khas Indonesia yang terinspirasi hidangan-hindangan negeri kincir angin tersebut.

1.      Semur

Makanan khas nusantara

Semur merupakan salah satu hidangan olahan daging berkuah kecap kental. Makanan khas nusantara ini memiliki cita rasa khas sekali. Tetapi ternyata semur merupakan adaptasi hidangan negeri kincir angin yang bernama smoor.

Walaupun begitu, smoor dan semur Indonesia memiliki perbedaan. Smoor merupakan rebusan daging, toman dan bawang dalam waktu lama. Sedangkan semur telah menambahkan rempah-rempah khas Indonesia.

2.      Perkedel

Makanan Khas Nusantara

Perkedel merupakan gorengan khas nusantara biasanya terbuat dari tumbukan kentang dilumuri oleh telur. Ternyata perkedel merupakan adaptasi makanan Belanda yang terdengar mirip yaitu frikadeller.

3.      Kue Cubit

Makanan Khas Nusantara

Kue cubit yang sudah memiliki banyak varian rasa saat ini merupakan adaptasi dari makanan lokal belanda yaitu poffertjes. Poffertjes adalah mini pancakek juga dijual di pinggir jalan.

4.      Ayam Suir


Ayam suir merupakan salah satu makanan khas nusantara yang sudah sering ditemui sebagai makanan pendamping nasi putih, nasi goreng, bakmi dan lainnya. Tetapi ternyata ayam suir ini terinspirasi bahasa Belanda yaitu Zwatzuur.

5.      Odading atau Roti Goreng

Makanan Khas Nusantara

Beberapa waktu lalu makanan ini sempat viral karena dipromosikan oleh Mang Oleh. Roti goreng atau biasa disebut juga odading ini ternyata berasal dari Belanda.

Penamaan odading sendiri memiliki cerita unik. Berawal dari seorang anak Belanda ingin membeli roti goreng dijual oleh pribumi, anak itu berkata “Oh, Dat Ding” dalam bahasa Belanda artinya “Oh ini toh”.

Namun, sepertinya pedagang pribumi tersebut salah dengar menjadi “Odading”. Meskipun begitu cerita tersebut belum dapat divalidasi kebenarannya.

6.      Dadar Gulung

Makanan Khas Nusantara

Kue basah khas Indonesia yang sangat mudah dijumpai di pasar tradisional ini ternyata terinspirasi hidangan Belanda. Hidangan tersebut berbahan sama yaitu tepung terigu dan telur.

7.      Risoles

Makanan Khas Nusantara

Risoles memang sudah populer di negara-negara eropa berisi daging cincang dan sayuran dibungkus dengan dadar tipis lalu digoreng menggunakan tepung roti. Risoles diadopsi ke Indonesia berasal dari Belanda karena faktor penjajahan yang dilakukan oleh Belanda di masa lalu.

Makanan – makanan ini telah sering dijumpai oleh semua masyarakat Indonesia. Tetapi masih banyak yang belum mengetahui sejarah dari makanan yang dikonsumsinya. Makanan khas nusantara sangat beragam, diantaranya adalah hasil dari perkawinan antar budaya.

Monday, October 18, 2021

Jajanan Langka Murah yang Sudah Jarang Ditemukan

Jajanan Langka Murah yang Sudah Jarang Ditemukan

Jajanan langka Murah

Jajanan Langka Murah
Seiring perkembangan zaman dan semakin banyaknya budaya luar yang masuk ke Indonesia, terdapat jajanan langka murah, sudah jarang di temukan. Anda pasti sudah sering mendengar jajanan seperti klepon, getuk dan lemper.

Semua makanan itu masih bisa ditemui di sekitar rumah apalagi jika Anda berkunjung ke pasar. Tetapi, pernahkah Anda mendengar Lethek, Grontol, Gulo Puan. Bagi sebagian besar orang nama – nama makanan tersebut terasa asing.

Jika generasi muda penerus tidak mengetahui makanan – makanan ini, bukannya tidak mungkin beberapa makanan akan hilang atau mengalami kepunahan. Oleh karena itu, mengadakan festival kuliner Indonesia sangat penting untuk membuat banyak orang mengetahui lagi mengenai hidangan – hidangan yang mulai langka.

Inilah Daftar 10 Jajanan Langka Murah Meriah

 Selain lemper, klepon, getuk, ternyata masih banyak jajanan yang belum Anda ketahui. Berikut ini adalah 10 jajanan yang menjadi legend dan murah meriahnya.

1.      Mie Lethek Asal Bantul

Jajanan Langka Murah

Mie Lethek salah satu jajanan mie khas bantul. Disebut mie lethek karena warnanya yang keruh kecok
elatan tidak seperti mie pada umumnya. Pembuatannya masih dilakukan secara tradisional dan mirip dengan sohun.

2.      Gulo Puan, Palembang

Jajanan Langka Murah

Bukan Cuma pempek, Palembang juga mempunyai jajanan Gulo Puan yang dulunya merupakan camilan khusus bangsawan. Namun sayangnya, jajanan langka murah ini sudah jarang ditemukan. Terbuat dari susu kerbau dan gula.

3.      Sayur Babanci Khas Betawi

Jajanan Langka Murah

Sayur Babanci sudah kian langka, panganan ini merupakan khas betawi. Alasan dari kelangkaannya karena bahan rempah yang digunakan untuk membuat sayu babanci semakin sulit ditemukan. Oleh karena itu, hidangan ini hanya akan ada pada acara-acara besar saja.

4.      Bubur Bassang dari Makassar

Jajanan Langka Murah

Berbahan dasar jagung pulut atau jagung putih, jajanan langka murah ini berasal dari Makassar. Rasanya gurih karena santan dan garam, jika Anda ingin membuatnya manis tinggal tambahkan gula saja.

5.      Kidu Khas Suku Karo

Jajanan Langka Murah

Merupakan salah satu makanan unik berasal dari Suku Karo, terbilang unik karena Kidu ini terbuat dari ulat sagu yang dimasak menggunakan bumbu khas Karo. Sangat jarang ditemui, makanan ini merupakan menu utama dari acara tradisi disana.

6.      Clorot, Purworejo

Jajanan Langka Murah

Kue berbahan dasar tepung beras dan gula merah ini semakin jarang ditemui. Kue ini sangat unik karena pembungkusnya menggunakan janur kuning.

7.      Grontol, Jawa Tengah

Jajanan Langka Murah

Jajanan langka selanjutnya adalah grontol, berbahan dasar jagung dan ditaburi parutan kelapa. Memiliki perpaduan rasa yang luar biasa, rasa gurih dihasilkan dari jagung dan kelapa dan manis dari gula.

8.      Wedang Tahu, Semarang

Jajanan Langka Murah

Jajanan tradisional yang terbuat dari air jahe dan kembang tahu ini berasal dari Semarang. Cocok dinikmati pada musim hujan karena terkandung jahe yang menghangatkan.

9.      Madumongso Asal Jawa Timur

Jajanan Langka Murah

Dibuat dari ketan hitam, bercita rasa manis karena ketan hitam diolah terlebih dahulu menjadi tapai atau tape. Setelah difermentasi, ketan hitam dimasak bersama gula, santan dan nanas hampir sama dengan dodol atau jenang.

10.   Kue Rangi Punya Suku Betawi

Jajanan Langka Murah

Terbuat dari tepung kanji dicampur dengan kelapa yang dipanggang menggunakan cetakan khusus. Penyajiannya dilengkapi denga
n gula merah yang kental karena diberi tepung kanji.

Cara Melestarikan Makanan Khas Indonesia yang Hampir Punah

Indonesia memiliki keberagaman budaya yang sangat banyak, beda budaya beda juga makanan khasnya. Namun sayangnya, banyak dari jajanan langka murah menjadi jarang ditemui bahkan hampir punah.

Oleh karena itu, untuk menjaga terus keberadaannya semuanya memiliki tanggung jawab yang sama untuk melestarikan makanan khas Indonesia yang sudah jarang ditemui. Salah satunya dengan mengenalkan pada anak – anak agar terus terjaga kelestariannya antar generasi.

Anak – anak adalah penerus bangsa, mereka harus tetap dikenalkan dengan budaya agar tidak hilang ditelan zaman. Termasuk jajanan langka murah, dengan mengenalkan pada anak – anak, mereka akan terbiasa dengan makanan tersebut. 

Sunday, October 17, 2021

Kuliner Halal di Bali yang Patut Dicoba Saat Liburan

Kuliner Halal di Bali yang Patut Dicoba Saat Liburan

Kuliner Halal Di Bali

K
uliner Halal di Bali - Maraknya penyedia Maknan Yang halal di Bali pada saat ini telah menjadi primadona tersendiri saat berkunjung ke Pulau Dewata tersebut. Sajian tersebut menjadi salah satu alternatif bagi turis yang beragama Islam.

Karena Bali dikenal lewat sajian seperti babi guling dan sejenisnya, wisatawan tertentu pasti menginginkan adanya sajian dengan label halal saat mereka berada di sana. Selengkapnya, simak penjelasan menariknya berikut ini.

Aneka Kuliner Halal di Bali yang Bisa Menjadi Pilihan

Makanan dengan label halal memang sangat mudah ditemukan di Bali. Jika Anda berkunjung ke sana, jenis kuliner yang bisa dipilih adalah bebek bengil, nasik tekor, hingga Bale Udang Mang Engking.

1. Bebek Bengil The Bay Nusa Dua

Bebek Bengil The Bay Nusa Dua

Berlokasi di kawasan The Bay Nusa Dua, Bebek Bengil menjadi salah satu kuliner yang difavoritkan oleh wisawatan dari luar Pulau Bali. Restoran ini dikenal karena menjadi pelopor sajian crispy duck.

Crispy duck adalah daging bebek goreng yang disajikan dalam bentuk kering, sehingga rasanya sangat gurih, empuk dan harum. Makanan tersebut juga hadir dengan seporsi nasi, sayuran, dan beberapa jenis sambal.

2.  Nasi Tekor Desa Budaya Kertalangu, Denpasar Timur


Jika Anda familiar dengan makanan tradisional, Nasi Tekor mungkin tidak asing karena disajikan di dalam wadah dari daun pisang yang disebut tekor. Isinya adalah nasi dengan sayuran, dan daging ayam.

Jika diamati, isi dari Nasi Tekor sejatinya merupakan nasi campur dengan citarasa khas Bali, yakni disajikan dengan kacang goreng utuh, daging ayam panggang, kemudian bagian atasnya disiram oleh kuas ares.

3.  Nasi Ayam Ibu Oki, Nusa Dua


Salah satu penyedia kuliner halal di Bali seperti Nasi Ayam Ibu Oki yang berlokasi di kawasan Nusa Dua, juga bisa menjadi pilihan menarik untuk dicoba ketika Anda berlibur di sana.

Menggunakan daging ayam sebagai sajian utamanya seperti ayam goreng, sisit, hingga betutu, kuliner tersebut hadir dengan seporsi nasi dengan olahan lezat lainnya seperti sate lilit, telur bumbu dan kuah pedas.

4. Bakso Gerobak Biru


Bakso Gerobak Biru termasuk salah satu kuliner yang telah eksis dalam waktu lama, yakni sejak sebelum tahun 1990-an. Lokasinya berada di di pantai Double Six, Legian, dengan rombong berwarna biru.

Sajian tersebut kurang lebih sama dengan makanan sejenis, yakni bakso halus, bakso urat, tahu putih, mie kuning dan bihun. Kelebihannya terletak pada sambal yang diulek manual sehingga rasanya sangat pedas.

5.  Sate Lilit Be Pasih Renon, Denpasar


Kuliner halal di Bali
berikutnya yang juga bisa menjadi pilihan adalah Sate Lilit Be Pasih. Berlokasi di Renon, Denpasar Timur, sate lilit tersebut berbahan dasar ikan yang dicincang hingga halus.

Bumbunya sendiri menggunakan racikan rempah-rempah dengan tambahan santan dan parutan kelapa. Setelah itu, tusukan sate kemudian dililitkan pada seutas bambu, dibakar menggunakan arang hingga warnanya berubah dan siap untuk disajikan.

6.  Bale Udang Mang Engking, Kuta dan Ubud, Denpasar


Bagi Anda yang sering berlibur ke Bali, Bale Udang Mang Engking mungkin sudah tidak asing lagi karena sangat terkenal di kalangan wisatawan saat mereka berada di kawasan Kuta atau Ubud.

Bale Udang Mang Engking menyediakan sajian utamanya berupa daging udang yang diolah dengan berbagai variasi masakan. Menu andalannya adalah Hurang Ageung, yakni olahan udang yang disajikan dalam sebuah wadah besar.

Tidak semua wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata itu bisa menikmati sajian lokal karena terbentur oleh kepercayaan dan Agama. Oleh sebab itu, kuliner halal di Bali bisa menjadi solusi dari kendala tersebut.

 

 

 

Saturday, October 16, 2021

Inilah Makanan Para Raja Dulu

Inilah Makanan Para Raja Dulu

 

Makanan Para Raja

Inilah Makanan Para Raja, tidak sembarang orang bisa mencicipinya, hidangan-hidangan ini sudah biasa dimakan zaman sekarang. Zaman dahulu sebelum menjadi negara kesatuan, Indonesia terdiri dari beberapa wilayah yang dikuasai oleh kerajaan.

Kerajaan yang masih ada sampai saat ini salah satunya adalah Kesultanan Yogyakarta dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono. Selain berada di Yogyakarta, masih banyak lagi kerajaan-kerajaan lainnya masih berdiri sampai sekarang.

Kesultanan Ternate masih berdiri sampai sekarang, merupakan kerajaan islam tertua di nusantara berdiri sejam 1257. Selanjutnya ada kesultanan Cirebon berdiri sejak 1445 dipimpin oleh Sultn Rahardjo Djali. Dan masih ada beberapa kerajaan lagi yang masih eksis sampai saat ini.

Inilah Makanan Para Raja, Rakyat Jelata Dilarang Mencicipinya

Kuliner juga dapat menjadi medium penyampai sejarah, banyak makanan khas Indonesia memiliki sejarah yang dapat dipelajari oleh masyarakat. Beberapa kuliner khas tersebut ada yang menjadi makanan untuk para raja yang difavoritkan.

1.      Coto Makassar, Berasal dari Kerajaan Gowa

Coto Makassar merupakan hidangan berbahan utama jeroan sapi, tidak disangka pada zaman dulu merupakan hidangan mewah yang disajikan khusus untuk raja di kerajaan Gowa. Dikenal mewah dan berkelas karena mengandung 40 jenis rempah.

2.      Naniura, Makanan Khas Sumatera Utara

Naniura merupakan olahan ikan mas mentah biasa ditemui sekitar danau Toba. Hidangan pada zaman dulu biasa dihidangkan pada raja-raja. Ikan mas direndam dengan air asam jungga dan kemudian disiram dengan bumbu yang mengandung 10 bahan rempah.

3.      Kidu – Kidu, Kerajaan Karo

Anda pasti akan terkejut jika mengetahui bahan dasar dari kidu-kidu ini. Kidu-kidu merupakan makanan khas suku Karo, berbahan dasar ulat pohon bernama ulat enau. Bentuknya sama seperti ulat sagu.

Bukan hanya unik tetapi juga ekstrim, namun kidu-kidu akan terlihat lezat karena diolah dengan bumbu arsik kaya dengan rempah-rempahnya. Memiliki cita rasa yang lezat, Kidu-kidu adalah salah satu hidangan yang difavoritkan oleh raja-raja Karo.

4.      Semur Piyik, Berasal dari Kesultanan Yogyakarta

Menu makanan semur piyik ini adalah favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VII. Piyik merupakan anakan burung yang sudah di goreng. Setelah di goreng, piyik akan disiram dengan kuah kecap yang kental. Membayangkannya saja sudah menggugah selera.

5.      Nasi Jemblung Khas Kesultanan Surakarta

Nasi Jemblung merupakan makanan para raja dari kesultanan Surakarta. Penyajiannya sangat unik karena nasinya dibentuk lingkaran dengan tengahnya dikosongnya seperti donat. Ruang kosong tersebut digunakan menyajikan olahan lidah sapi sebagai lauknya.

6.      Bubur Pedas Melayu, Kuliner Khas Kesultanan Deli

Saat ini bubur pedas Melayu biasanya dinikmati saat Ramadhan, merupakan kuliner khas asal Kesultanan Deli. Bubur pedas Melayu berbahan dasar beras seperti bubur lainnya, yang membedakannya bubur dilengkapi dengan rempah-rempah.

Saat Ini Dapat Dinikmati oleh Semua Orang

Seiring perkembangan zaman, hidangan-hidangan tersebut saat ini telah bisa dinikmati oleh semua orang, dai golongan apapun. Tidak ada kasta pembeda lagi, semua hidangan itu dapat dengan mudah ditemukan dimana saja.

Dari mulai kuliner di pinggir jalan sampai restoran mewah, walaupun begitu sejarah tidak dapat diubah. Makanan tersebut mengandung sejarahnya masing-masing, ada baiknya untuk tetap menghargai sejarah dengan mempelajarinya dan melestarikannya.

Sebagian besar kerajaan – kerjaan tersebut memang sudah tidak ada, tetapi sejarahnya akan tetap tersimpan dan harus dilestarikan. Sejarah juga dapat tersampaikan melalui makanan para raja yang masih eksis sampai saat ini.